Senin, 11 April 2016

Review Pro Evolution Soccer 2016 myClub (PES 2016 Online Free to Play / Versi Gratis) PART-2

<< PART-1

MYCLUB: PLAYERS AVAILABLE ON LOAN
Pertama kali bermain di mode myClub ini kita akan dikasih pinjam satu pemain "bintang". pilih pemain favorit kamu!

pilih pemain gratis yang ingin kamu pinjam!
Yah, namanya juga LOAN alias PINJAM, pemain tersebut hanya akan bermain beberapa pertandingan saja di klub kita. Berbeda dengan pemain permanen yang kontraknya dapat diperpanjang jika habis kontrak, maka pemain pinjaman akan meninggalkan klub ketika masa kontraknya habis. Semakin tinggi overal rating pemain maka masa pinjamannya semakin singkat. Misalkan bila kita meminjam Van Persie, Yaya Toure, atau Sergio Aguero kita akan diberi durasi 5 pertandingan saja, sedangkan apabila kita memilih Filipe Luis atau Dani Alves, maka pemain tersebut dapat dipakai dalam 10 pertandingan.

pilih pemain gratis yang ingin kamu pinjam!

pilih pemain gratis yang ingin kamu pinjam!
Penulis pribadi sih lebih memilih pemain tengah yang dapat membantu serangan entah itu gelandang tengah, attacking midfielder, striker (CF), atau second striker. Pemain yang memiliki kemampuan multi posisi lebih penulis sukai. Akhirnya penulis memilih Marco Reus, pertimbangannya adalah durasi kontrak yang lumayan panjang (8 pertandingan) dan dia dapat bermain diberbagai posisi menyerang baik sebagai striker, winger, second striker atau attacking midfielder.

durasi kontrak 8 pertandingan lumayan lah daripada 5

Ternyata Tidak Perlu Pergi Ke Bulan atau Luar Angkasa untuk Merasakan Mengambang Tanpa Gravitasi
Gravitasi atau gaya tarik bumi menyebabkan manusia dan semua benda di permukaan bumi cenderung menempel atau menginjak ke permukaan ...

Pemotretan Model Bikini di Ruang Pesawat Tanpa Gravitasi
Majalah Sport Illustrated
ketagihan menggunakan model Kate Upton sebagai model sampulnya.
Tahun lalu Kate diboyong ke kutub utara untuk pemotretan majalah. Kini dia ...

ORIGINAL 2016 MYCLUB PLAYERS
Mengingatkan pada saat pertama kali memainkan mode Master League saat seri-seri awal game Winning Eleven masa-masa era Playstation pertama dulu. Kita hanya diberi modal pemain-pemain dengan overall rating dibawah rata-rata. Kemampuan rata-rata pemain original PES 2016 myClub hanya berkisar 60-an saja, sangat jauh apabila dibandingkan dengan Reus yang memiliki overall rating 87 apalagi dengan Van Persie, Messi, Ronaldo, beuh, perjalanan masih panjang.

inilah daftar pemain original myClub 2016 + Marco Reus
Mode Master League di seri PES terbaru sekarang sudah cukup mudah, kita bisa bermain dengan klub kesayangan kita dengan full line-up seperti squad klub aslinya di dunia nyata. Walau memang ada opsi juga untuk menggunakan pemain original PES. Langkah ekstrim dari dunia Master League saat ini adalah kita bisa meng-edit dulu lineup klub untuk dipakai di Master League, sehingga mengumpulkan pemain bintang seperti Messi, Ronaldo, Ibrahimovic, dalam satu klub di Master League game PES 2016 dan beberapa seri kebelakang sudah bukan barang langka, tidak se-mewah atau se "WOW" dahulu ketika masa Plasystation 1. Pada mode myClub ini mendapatkan pemain bintang idaman cukup sulit dan membutuhkan kesabaran, seringkali kita harus bersyukur ketika mendapatkan pemain apa adanya. Bermimpi memiliki squad impian bertabur bintang yang diisi 11 pemain TOP dari Manuel Neuer, Philipp Lahm, David Luiz, Sergio Ramos, Thiago Silva, sampai Robben, Messi, dan Ronaldo pada PES 2016 myClub ini sangatlah luarbiasa sulit, inilah tantangannya.

Rabu, 30 Maret 2016

Menyalakan PC tapi Cuma Muncul Layar Hitam di Monitor / LCD, Coba Cara ini! (PART2)

<< PART 1 

RAM oke tapi masih blank Layar Hitam?
Mungkin Masalahnya dari VGA!
Kali ini penulis mengalami masalah PC gak tampil lagi, kali ini PC yang bermasalah adalah PC yang generasinya lebih muda. Yaitu CPU Athlon II X2 250 (3 GHz) dengan mobo Biostar A780L3C.

2009 - 2016 ternyata prosesor ini sudah berumur 7 tahun
Beberapa waktu lalu PC ini memang sempat mengalami masalah serupa, yaitu gambar tidak tampil di monitor atau monitor hanya menampilkan layar hitam saja seperti tidak menghidupkan PC sama sekali. Namun dengan trik pertama dan kedua seperti pada tulisan sebelumnya (PART1) yaitu dengan mencabut RAM dan menukarkan slot antara RAM pertama dan RAM kedua permasalahan ini berhasil teratasi. Pada PC ini terpasang 2 keping RAM VISIPRO yang masing-masing berkapasitas 2GB sehingga total menjadi 4GB.

uniknya salah satu RAM Visipro ini sepertinya adalah produk OEM dari Samsung
Ada yang unik dari RAM yang terpasang di PC ini. Ternyata walaupun kedua RAM tersebut adalah RAM dari merek yang sama yaitu VISIPRO tetapi jika diperhatikan lagi pada salah-satu RAM tersebut ada merek Samsung disamping merek Visipro. Sepertinya Visipro bekerja sama dengan Samsung dalam memproduksi RAM ini.
pada RAM Visipro yang ini tidak ada "Samsung" nya
MASIH NGE-BLANK!
Beberapa hari setelah kasus "Layar Blank Hitam Tidak Tampil" kali ini terjadi lagi. Penulis mencoba lagi trik "Cabut dan Swap RAM" namun setelah RAM terpasang kembali, PC masih tidak mau "Tampil" alias layar masih hitam. Biasanya yang penulis lakukan setelah cek RAM adalah cek VGA. Dan ternyata memang benar. Setelah VGA Card Sapphire HD 7750 OC Edition dicabut, kemudian kabel VGA di pasang pada port VGA Onboard, alhamdulillah PC tersebut kembali "NYALA"!

sejak dibeli pada sekitar tahun 2012, HD 7750 ini selalu bermasalah
kecewa dengan Sapphire
Sapphire HD 7750 1GB GDDR5 OC Edition, menarik tapi mengecewakan
Performance yang kencang tapi sangat hemat energi sehingga tidak perlu membeli PSU khusus untuk VGA. Ini yang membuat penulis dahulu tertarik membeli VGA Card ini. Namun sejak membeli VGA ini penulis tidak pernah merasakan kepuasan, karena selalu saja ada bug atau error yang muncul secara random pada game-game tertentu. Pernah berniat untuk melakukan RMA tapi penulis urungkan karena biasanya proses RMA cukup lama selain itu toko langganan penulis ketika itu berjarak cukup jauh dari rumah, dan lagipula VGA tersebut masih berjalan normal pada game-game tertentu. Akhirnya penulis menyesal tidak melakukannya dari awal. Awalnya penulis mengira error ini disebabkan driver yang masih belum sempurna dan berharap dalam beberapa bulan kedepan AMD akan merilis driver yang lebih baik untuk mengatasi permasalahan ini, tapi ternyata penulis keliru dan sepertinya hardware yang satu ini memang benar-benar bermasalah.

Akhirnya penulis dengan terpaksa untuk sementara menggunakan VGA onboard bernama AMD 760G:

AMD 760 ? Sekuat apakah VGA Onboard ini?
VGA Card Onboard ini terintegrasi pada Mainboard Biostar A780L3C yang masih menggunakan soket AM3. Untung Mainboard ini masih memiliki VGA IGP/Onboard, jadi PC ini masih bisa penulis pakai untuk sekedar browsing dan menggunakan aplikasi/software ringan-ringan.

Biostar A780LC


Bersambung ...


Baca Juga:

Rabu, 23 Maret 2016

Review Pro Evolution Soccer 2016 myClub (PES 2016 Online Free to Play / Versi Gratis)


Sejak dirilis awal Februari lalu, penulis baru bisa bermain game PES 2016 ini pada akhir Februari/Awal Maret. Kira-kira sudah 2-3 minggu memainkan game ini. Karena banyak kawan-kawan gamers yang belum mengetahui apa itu PES 2016 myClub, penulis tertarik untuk membuat Review untuk memberikan gambaran kepada kawan-kawan gamers yang mungkin ingin mencari tantangan baru atau yang sudah mulai bosan dengan mode-mode permainan seperti Master League, Become Legend, dll. Perlu diketahui bahwa PES 2016 myClub adalah versi gratis atau Free to Play dari game Pro Evolution Soccer 2016. Bedanya Pro Evolution Soccer 2016 myClub, pada game ini hanya menggratiskan satu fitur Football Life yaitu myClub yang dapat dimainkan secara multiplayer-online. Game ini dapat diunduh secara gratis dari Play Store eh salah maksudnya diunduh dari Steam Store, untuk lebih lanjut silakan baca artikel sebelumnya: PES 2016 Online Free to Play alias gratis (Pro Evolution Soccer 2016 myClub)

START SCREEN:
Press Any Button: Start Screen yang berbeda dengan PES 2016 Full Version

MAIN MENU:
Main Menu: Home
Main Menu: Extras
Seperti namanya: Pro Evolution Soccer 2016 myClub, game ini hanya menggratiskan satu fitur Football Life yaitu myClub yang dapat dimainkan secara multiplayer-online. Pada main menu kita dapat memilih mode:
  • myClub
  • Exhibition Match
  • Training
  • Statistics
  • Highlight
  • Online Settings
  • System Settings
  • Option
  • Exit

EXHIBITION:

EXHIBITION: hanya bisa memainkan 7 tim saja
Jika pernah menjajal versi demo PES 2014 atau PES 2015, maka Mode EXHIBITION pada game PES 2015 myClub ini memang sama-sama hanya menawarkan beberapa tim saja yang dapat kita gunakan. Ada total 7 tim yang dapat dimainkan di Mode EXHEBITION game Pro Evolution Soccer 2015 myClub ini:
  1. Juventus FC
  2. AS Roma
  3. FC Bayern Munchen
  4. SC Corinthians
  5. Palmeiras
  6. Brazil
  7. France
Setelah melihat mode EXHIBITION ini penulis memandang game Pro Evolution Soccer 2015 myClub ini seolah-olah merupakan versi demo PES 2016 + Fitur myClub.

MYCLUB: MANAGER

myClub: memilih menager yang sesuai dengan gaya bermain mu
Pertamakali memainkan mode myClub ini, kita akan tawari untuk memilih seorang Manager. Tentu saja manager pertama yang ditawarkan bukan manager top seperti Pep Guardiola, Luis Enrique, Jose Mourinho, Jurgen Klopp atau Vicente del Bosque tapi manager low profile yang mungkin tidak kita kenal atau mungkin merupakan nama manager fiktif yang memang tidak ada di dunia nyata. Namun Seiring waktu dan progress permainan kita dapat "mengontrak" manager baru seperti Andre Villas-Boas, Massimiliano Allegri, dll . Ada empat orang manager pertama yang dapat dipilih, dan masing-masing memiliki Formasi dan gaya bermain yang berbeda:
  1. E. Delbonnel
  2. G. Navas
  3. E. Jemaz
  4. W. De Bruyn

Ternyata Tidak Perlu Pergi Ke Bulan atau Luar Angkasa untuk Merasakan Mengambang Tanpa Gravitasi
Gravitasi atau gaya tarik bumi menyebabkan manusia dan semua benda di permukaan bumi cenderung menempel atau menginjak ke permukaan ...

Pemotretan Model Bikini di Ruang Pesawat Tanpa Gravitasi
Majalah Sport Illustrated
ketagihan menggunakan model Kate Upton sebagai model sampulnya.
Tahun lalu Kate diboyong ke kutub utara untuk pemotretan majalah. Kini dia ...

Dari keempat manager tersebut semuanya memiliki Management Skill dan Leadership yang sama namun memiliki Adaptability dan Formation yang berbeda. Begitupula dengan gaya bermain, setiap pelatih rata-rata memiliki dua taktik yang berbeda yang dapat digunakan ketika bertanding, yaitu taktik offensif (Offensive Tactic) dan taktik defensif (Defensive Tactic). Berbeda dengan Mode Master League yang memungkinkan kita untuk merubah dan mengotak-atik Formasi, Taktik, hingga Team Instruction, baik when in possession maupun when out possession, pada Mode myClub hal ini tidak bisa dirubah dan diotak-atik seenaknya. Misalkan jika kita ingin merubah formasi 4-2-2-2 ke 3-2-3-2 maka kita harus pula mengganti managernya, begitu pula ketika kita ingin menerapkan Attacking Style: Possesion Game atau Pressuring: Aggresive maka kita harus memilih dan mencari manager yang sesuai.

1. E. DELBONNEL
    Nationality / Region: France
    Current Club: Catteravai
    Formation: 4-2-2-2

Offensive Tactic

Defensive Tactic

2. G. NAVAS
    Nationality / Region: Peru
    Current Club: Heztorrium
    Formation: 3-2-3-2

Offensive Tactic

Defensive Tactic

3. E. JEMAZ
    Nationality / Region: Chile
    Current Club: Moratyadi
    Formation: 4-2-3-1

Offensive Tactic

Defensive Tactic

4. W. DE BRUYN
    Nationality / Region: Netherlands
    Current Club: Qaxoqavoiy
    Formation: 4-2-1-3

Offensive Tactic

Defensive Tactic

Dari keempat manager tersebut W. De Bruyn terlihat paling unik, karena baik Offensive Tactic maupun Defensive Tactic memiliki Team Instruction yang sama persis atau identik. Artinya Manager yang satu ini hanya memiliki 1 buah taktik saja.

Penulis Pribadi lebih menyukai gaya formasi dasar 4-3-3 yang dapat bertransformasi menjadi 4-2-1-3 atau 4-2-3-1 alasannya satu penyerang di tengah lebih efektif daripada dua penyerang, tinggal kita mensupportnya dengan 2 pemain sayap kanan-kiri dan seorang Attacking Midfielder dibelakangnya.

Ketika pertamakali memainkan mode myClub penulis memilih manager E. Jemaz dengan formasi 4-2-3-1 namun ketika membuat review ini penulis memakai akun lain dan mencoba memilih manager W. De Bruyn dengan formasi 4-2-1-3. Mungkin penulis bosan dengan formasi E. Jemaz dan ingin mencoba gaya bermain yang baru, dan tantangan baru, hehehe.


Sabtu, 19 Maret 2016

Alhamdulillah PC Tua Ane (Athlon X2 Kuma) Masih Diberi Umur Panjang


Sepertinya Motherboard ECS A780GM-A ini sudah tidak cocok lagi
dipasangkan dengan RAM sebelumnya (Kingston DDR2 PC2-5300)
Beberapa waktu yang lalu salah satu PC tua milik penulis mengalami masalah "tidak tampil" alias layar hitam. Sempat khawatir dan mengira motherboard rusak, karena mencari motherboard bagus untuk Komputer jadul dengan Soket AM2+ (940) dan RAM DDR2 sangat susah, jika pun ada biasanya pasti barang second atau rekondisi, yang kualitasnya tidak terjamin dan tidak ada garansi.

Mainboard ECS A780GM-A ini memiliki 4 slot/soket RAM dan memiliki IGP atau VGA Onboard Radeon HD 3200 yang pada zamanya merupakan VGA Onboard yang cukup kencang untuk menjalankan game-game 3D, seperti Left 4 Dead, Counter-Strike: Source, dan lain-lain. Tapi pada zaman sekarang seperti tahun 2016 ini sepertinya VGA Onboard Radeon HD 3200 ini sudah tidak layak untuk digunakan bahkan untuk game online sekelas Dota 2 atau bahkan Point Blank sekalipun.

Setelah diselidiki eh tenyata masalahnya adalah RAM nya. Setelah RAM nya ditukar dengan PC lain tenyata PC ini dapat berjalan kembali. Sehingga lahir lah artikel: Menyalakan PC tapi Cuma Muncul Layar Hitam di Monitor / LCD, Coba Cara ini!

Anehnya RAM ini masih berjalan di Mainboard/PC yang lain

inilah RAM pengganti yang ditukarkan, teryata SPD nya lebih kenceng

PC ini masih menggunakan prosessor AMD Athlon 7750 X2 
konon prosesor dual-core ini bisa di-unlock menjadi prosesor Quad-Core

Anehnya kadang Core Speed prosessor ini sering naik turun
antara 1.350 MHz - 2.700 MHz
apakah yang membuat PC ini kadang terasa lambat?

PC ini dipersenjatai VGA Radeon HD 4670
VGA addon terkecang tanpa power konektor tambahan (pada zamannya)
Lumayan lah PC tua ini dipake buat rental/warnet untuk mencari rezeki anak-istri, alhamdulillah ya Robb ampunilah hambaMu ini yang jarang sekali bersyukur atas nikmat-nikmat yang Kau berikan.

Baca Juga:

Selasa, 15 Maret 2016

Mengawinkan RAM DDR2 VenomRX (PC2-6400) dan Kingston (PC2-5300) di CPU Phenom X3 (Socket AM2+)

Beberapa hari yang lalu penulis mengalami masalah RAM pada PC tua penulis sehingga lahir lah tulisan: Menyalakan PC tapi Cuma Muncul Layar Hitam di Monitor / LCD, Coba Cara ini!
dari kejadian tersebut akhirnya penulis melakukan saling tukar RAM antar PC yang satu dengan PC lainnya dan alhamdulillah berhasil.

Pada awalnya penulis menganggap RAM PC tersebut rusak dan akhirnya mencoba membeli RAM DDR2 baru dari toko langganan penulis, setelah penulis tergiur melihat harga RAM DDR2 VenomRX (PC2-6400) 2GB yang cukup murah. Selain itu langkah ini adalah jaga-jaga juga sih takutnya RAM Kingston (PC2-5300) 2GB tua ini menang benar-benar rusak dan tidak bisa dipakai lagi. Lagi pula kedua RAM tersebut dapat digunakan bersamaan dan meningkatkan kapasitas PC yang penulis sering gunakan menjadi total 4 GB.

RAM DDR2 (PC2-6400) VenomRX murah cuma 200 ribuan
beli DDR2 seharga DDR3
Beberapa waktu yang lalu penulis sempat ingin membuat PC tua penulis pensiun karena harga RAM DDR2 yang sudah tidak masuk akal. Harga RAM Visipro 2GB DDR2 PC6400 hampir menyentuh Rp.400 ribu, ya hampir 2x lipat harga RAM DDR3 2GB rata-rata yang dijual cuma Rp.200 ribuan. Namun setelah jalan-jalan ke website toko langganan penulis, saya melihat harga RAM DDR2 VenomRX (PC2-6400) 2GB hanya ditawarkan persis sama dengan harga RAM DDR3, ya cuma Rp. 200 ribuan akhirnya penulis tertarik untuk membelinya.

uniknya RAM kingston memiliki ukuran keping yang lebih kecil

Slot #1 diisi oleh RAM Kingston PC2-5300 (2GB)

Slot #2 diisi oleh RAM VenomRX PC2-6400 (2GB)

Karena RAM Kingston hanya memiliki frekuensi 333 MHz
kecepatan RAM sistem secara total hanya bekerja pada kecepatan 334.8 MHz
walaupun RAM VenomRX sudah memiliki frekuensi 400 MHz

karena penulis masih menggunakan OS 32 bit RAM yang dapat digunakan hanya 3,5 GB saja
sisanya 0,5 GB lagi nganggur, penulis bingun mau upgrade ke OS 64 bit atau pakai patch PAE

Task Manager: RAM 2 GB zaman sekarang sudah terlalu pas-pasan
hanya untuk OS saja sudah memakan 1 GB lebih

sayang OS 32 bit secara default hanya bisa memanfaatkan 3,5 GB saja
sedangkan 512 MB sisanya menjadi Hardware Reserved

kadang orang-orang tertipu pada tampilan jendela DXDIAG
karena disana tertera Memory: 4096MB RAM
padahal yang bisa dipake cuma 3,5 GB saja (pada OS 32 bit)

Anehnya pada tab Display di DXDIAG pun menampilkan informasi yang aneh
Penulis memakai VGA R7 240 dengan VRAM 2GB
anehnya pada DXDIAG tertulis Approx. Total Memory 3568 MB
apakah sebenarnya 3568 MB itu adalah RAM usable? bukan VRAM?

GPU-Z menampilkan jumlah VRAM yang sesuai

Begitu pula CPU-Z menampilkan jumlah VRAM yang sesuai yaitu 2048 MB

Gigabyte M61PME-S2P: ini Mainboard yang penulis gunakan
Mobo ini menggunakan Chipset dan Southbridge MCP61 dari NVIDIA

AMD Phenom X3 8450 Toliman, ini prosessor yang masih penulis pakai
sama-sama CPU lawas sedangkan PC yang satunya lagi memakai Athlon X2 Kuma


Baca Juga: